Dunia Film akan membahas kilas balik film 2005 yang lalu. Film yang disutradarai Hanung Bramantyo ini menjadi film terfavorit anak muda kala itu. Selain alur . Berikut alur cerita film Catatan Akhir Sekolah 2005
Pembuka Alur Cerita Film
Film dibuka dengan memperlihatkan Agni bergabung dengan klub film di sekolah. Terlihat dia sedang menjelaskan hasil film buatannya dengan meminjam kamera sekolah. Namun, film yang dia buat tidak disambut dengan baik oleh teman-temannya karena hasil rekaman film yang dia ambil memang tidak terlihat jelas dan hanya terlihat samar tanpa gambar.
Singkat cerita, Agni pun memberikan alasan bahwa film tersebut belum selesai. Akibatnya dia pun menjadi amukan dari teman-temannya karena waktu mereka telah habis untuk karya yang tidak jelas.
Pembuat Onar Di Sekolah
Arian merupakan siswa pembuat onar yang termasuk yang paling berani ketimbang Alde dan Agni. Mereka bertiga selalu memberikan kekompakan dan kekocakan yang akan membuat penonton tertawa puas. Arian menjabat sebagai pemegang kunci mading di sekolahnya, sesuai dengan ekskul yang dia ikuti karena Arian merupakan seorang penulis.
Setelah Agni gagal dengan filmnya, scene berpindah ke Arian, seorang juru kunci mading yang selalu merusak karya siswa lain jika ada yang menempel di madingnya. Tidak menerima hal itu, siswa lain pun mengepung Arian dan mencoba memukulinya. Dia dibantu oleh seorang sahabatnya bernama Alde, seorang anak band sekolah yang cukup dikagumi siswi di sekolahnya.
Awal Kisah Film Catatan Akhir Sekolah Dimulai
Cerita langsung berpindah ke adegan di mana mereka bertiga sedang membicarakan prom night. Setelah percakapan yang cukup panjang, Arian, Agni dan Alde pun tertarik dengan salah satu wanita yang berjalan di depan mereka. Namun, Agni mengingatkan mereka harus sadar diri karena mereka hanya makhluk mall, jadi tidak akan bisa mendapatkan wanita dengan level yang berbeda.
Kembali ke sekolahnya, Agni yang sedang menjelaskan kejadian 98 Mei harus terhenti saat salah satu siswa lain datang ke kelasnya untuk memberikan undangan prom night. Sekilas info, siapa saja yang mendapatkan undangan rapat prom night itu artinya mereka berpengaruh dan berperan penting di sekolahnya.
Agni yang tidak diundang pun marah dan kecewa karena dia adalah pembuat film di sekolahnya, jadi secara teori menurutnya sudah seharusnya dia diundang dalam rapat besar sekolah. Sedangkan Arian merupakan pemegang mading yang juga berperan cukup penting di sekolah itu. Mereka berdua yang tidak diundang pun meluapkan kekesalannya karena Alde, sahabat mereka, diundang oleh ketua osis tersebut.
Setia Kawan Tiga Serangkai
Alde, yang tidak melihat kedua sahabatnya saat rapat, pun lebih memilih untuk keluar. Agni, yang mendengar kabar itu, marah kepada Alde. Namun, Alde melakukan itu karena mengingat solidaritas mereka bertiga tetap harus dijaga apa pun yang terjadi.
Mereka bertiga kemudian berkumpul di rumah Alde. Agni yang mendapatkan ide untuk membuat film dokumenter agar bisa dikenang teman dan gurunya pun memilih film porno sebagai referensi. Saat sedang seru menonton, Ibu Alde pulang dan langsung naik ke kamar anaknya karena mereka bertiga tidak turun makan malam.
Saat mereka akan turun untuk makan malam, tanpa sengaja Arian melempar buku yang pas mengenai tombol power remote sehingga memicu video itu menyala dan terlihat oleh ibunya Alde.
Penyitaan Kamera Oleh Pak Boris
Pak Boris, selaku kepala sekolah mereka bertiga, menyita kamera Agni saat ketahuan sedang merekam aktivitas sekolah. Namun, yang tidak disadari, Agni menyalakan kamera tersebut saat Pak Boris sedang menerima tamu. Dalam percakapan itu terlihat Pak Boris yang menerima suapan untuk meluluskan anak dari tamunya yang tidak disebut namanya.
Singkat cerita, saat menjelang acara pentas seni sekolah di SMA Negeri 70 Jakarta, siswa-siswi mulai memberikan presentasi kepada Pak Boris tentang ide kreatif yang mereka miliki. Sayang seribu sayang, ide para siswa ditolak mentah-mentah oleh Pak Boris dengan alasan yang tidak masuk akal. Berbeda dengan siswi perempuan yang selalu diterima presentasinya oleh Pak Boris tanpa ada alasan apa pun.
Pengambilan Dana Mantan Pelajar
Setelah tahu alumni sekolah itu membantu dan mendanai acara pentas seni sekolah, Pak Broris pun berniat mengambil dana tersebut dengan menyuruh siswanya mengumpulkan semua dana bantuan dari alumni, lalu diberikan kepada dirinya.
Keretakan Tiga Sahabat Karena Wanita
Diperlihatkan persahabatan ketiga pemeran utama yang mulai renggang setelah Agni sibuk dengan Alina (mantan kekasihnya dan pacar Ray, ketua OSIS). Arian sibuk dengan kegiatan madingnya, sedangkan Alde sibuk memikirkan persahabatannya.
Setelah hancurnya persahabatan mereka bertiga, Alde mulai melakukan kegiatan-kegiatan sendiri, mulai dari merekam dokumenter, pulang sekolah, dan kegiatan lainnya. Saat dia mencoba merekam preman yang dekat dengan sekolahnya, dia ketahuan lalu dihajar preman-preman tersebut. Beruntungnya dia ditolong oleh siswa-siswa yang ada di sekolahnya.
Kembalinya Tiga Serangkai
Setelah hal yang buruk yang menimpa Alde, Arian dan Agni pun kembali ke rumah Alde untuk melihat kondisi sahabatnya itu. Pada pertemuan kali ini, kita akan diperlihatkan sosok Alde yang selalu cuek dan kalem, menunjukkan sisi agresif dan posesif terhadap sahabatnya. Dia melakukan itu agar para sahabatnya dapat kembali bersatu.
Ibu dari Alde pun senang melihat mereka bertiga rukun kembali dan sering bermain di rumahnya. Mereka pun mulai melancarkan aksinya dengan memulai membuat dokumenter lebih serius. Agni, yang memegang kamera milik Alde, meminta adik kelasnya untuk merekam semua kegiatan kelas, mulai dari menyontek, cabut sekolah, bolos sekolah, hingga siswa yang suka memakai narkoba.
Acara Pentas Seni Berujung Tragedi
Setelah perjalanan panjang, mereka bertiga pun kompak memutar film dokumenternya di acara pentas seni. Terlihat para guru dan siswa – siswi lain menonton film itu dengan tenang, tapi beberapa kali film itu menunjukkan scene tidak menyenangkan terhadap pasangan Ray dan Alina.
Setelah menonton film itu, Ray pun pergi dan berniat memukul Agni di jalan, tapi dicegah Alina. Pak Boris, selaku kepala sekolah yang selalu menerima dana suapan, pun terbongkar karena aksinya terekam dalam film dokumenter itu.
Pak Boris di perlihatkan sedang menerima dana suapan dan menggelapkan dana operasional sekolah, dia ketahuan mengeluarkan anggaran sekolah dengan nominal yang cukup besar dan tidak masuk akan dengan alasan, untuk membeli keperluan sekolah seperti komputer dan perlengkapan sekolah lainnya.
Alih-alih mendapatkan pujian, justru Pak Boris mendapatkan sorakan dan diusir dari sekolah. Akhir film di perlihatkan Arian, Alde dan Agni yang telah lulus SMA datang ke sekolahnya untuk melihat salah satu murid yang sedang mempresentasikan filmnya ( jika kamu perhatikan, scene ini mirip dengan scene awal yang dimana Agni saat mempresentasikan film nya )
Daftar Pemain Catatan Akhir Sekolah 2005:
Vino G. Bastian sebagai Arian
Ramon Y. Tungka sebagai Agni
Marcel Chandrawinata sebagai Alde
Joanna Alexandra sebagai Alina
Christian Sugiono sebagai Ray
Nadia Rachel sebagai Ranti
Eva Anindita sebagai Dian
Fairus Faisal sebagai Sari
Laura Heimbach sebagai Tita
Joshua Pandelaki sebagai Pak Boris
Henidar Amroe sebagai ibu Alde
Lia Candrasari sebagai Bu Nia
Mediantoro sebagai Pak Dodi
A.T. Mahmud sebagai ayah Alina
Firrina Sinatrya sebagai Lisa
Debby Kristy sebagai Tisa
Reza Aditya sebagai vokalis Band sekolah