Ajang penghargaan film paling bergengsi di dunia, Academy Awards ke-97 atau Oscar 2025, telah resmi digelar. Tahun ini, sorotan besar tertuju pada film-film internasional yang berhasil mencetak sejarah dan membawa pulang piala emas. Mulai dari drama politik penuh emosi asal Brasil, animasi memukau dari Latvia, hingga kisah keluarga menyentuh dari Iran, Oscar 2025 menjadi panggung keberagaman sinema dunia. Artikel ini akan membahas deretan film internasional peraih Oscar 2025, lengkap dengan sinopsis, kategori kemenangan, hingga alasan mengapa film-film tersebut layak ditonton oleh para pecinta film.

I’m Still Here (Brasil) – Best International Feature Film
Film garapan Walter Salles ini sukses mengharumkan nama Brasil dengan meraih penghargaan Best International Feature Film. Kisahnya diangkat dari tragedi nyata yang menimpa Eunice Paiva, seorang ibu yang suaminya, Rubens Paiva, diculik oleh rezim militer Brasil di era 1970-an.
Dengan akting memukau dari Fernanda Torres, film ini memadukan drama emosional dengan realitas sejarah yang kelam. I’m Still Here juga menorehkan sejarah baru sebagai film Brasil pertama yang masuk nominasi Best Picture.
Alasan menonton: Penuh emosi, kisah nyata, dan penting untuk memahami sisi gelap sejarah politik Brasil.

Flow (Latvia) – Best Animated Feature Film
Oscar 2025 juga menghadirkan kejutan lewat kemenangan Flow, film animasi asal Latvia. Uniknya, film ini tanpa dialog—mengandalkan kekuatan visual untuk menceritakan kisah sekelompok hewan yang berjuang bertahan hidup di sebuah kapal setelah bencana banjir besar. Dikerjakan dengan software Blender, Flow membuktikan bahwa animasi independen bisa menembus panggung dunia. Kemenangan ini juga menjadi Oscar pertama dalam sejarah Latvia.
Alasan menonton: Visual indah, cerita simbolis tentang kehidupan, dan pengalaman menonton yang berbeda dari animasi mainstream.

In the Shadow of the Cypress (Iran) – Best Animated Short Film
Film pendek animasi asal Iran ini berhasil menyentuh hati juri Oscar dengan kisah sederhana namun penuh makna. In the Shadow of the Cypress bercerita tentang hubungan ayah dan anak perempuan yang harus menghadapi kerasnya kehidupan ekonomi. Karya ini menjadi film pendek animasi pertama dari Iran yang memenangkan Oscar, sekaligus menunjukkan betapa kuatnya narasi personal dalam film pendek.
Alasan menonton: Durasi singkat tapi penuh makna, cocok bagi penonton yang mencari cerita emosional dan inspiratif.

Sorotan Tambahan Oscar 2025
Selain deretan film internasional di atas, beberapa film juga berhasil mencetak sejarah dalam ajang ini:
- Anora – Best Picture, Best Director, Best Actress, Best Original Screenplay, dan Best Film Editing. Sean Baker mencetak sejarah dengan empat kemenangan sekaligus.
- The Brutalist – Meraih Best Actor (Adrien Brody), Best Cinematography, dan Best Original Score.
- No Other Land – Best Documentary Feature, karya kolaborasi pembuat film Palestina-Israel, yang menyoroti perjuangan komunitas Palestina di Tepi Barat.
Tabel Ringkas Film Internasional Pemenang Oscar 2025
Film | Asal Negara | Kategori Menang | Daya Tarik Utama |
---|---|---|---|
I’m Still Here | Brasil | Best International Feature Film | Drama sejarah, kisah nyata penuh emosi |
Flow | Latvia | Best Animated Feature Film | Animasi tanpa dialog, visual memukau |
In the Shadow of the Cypress | Iran | Best Animated Short Film | Cerita keluarga sederhana tapi menyentuh |
Oscar 2025 menjadi bukti nyata bahwa dunia perfilman semakin inklusif dan beragam. Kemenangan I’m Still Here dari Brasil, Flow dari Latvia, serta In the Shadow of the Cypress dari Iran memperlihatkan bahwa karya internasional mampu bersaing di panggung dunia. Film-film tersebut tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga sarat akan pesan kemanusiaan, sejarah, dan refleksi kehidupan. Bagi pecinta film, menonton deretan peraih Oscar ini adalah pengalaman berharga untuk mengenal lebih dalam cerita dari berbagai budaya sekaligus menikmati kualitas sinema kelas dunia. Tahun 2025 pun menegaskan bahwa Oscar bukan hanya milik Hollywood, tetapi milik seluruh dunia.